Your wedding day is one of the most special days of your life and one you will remember forever.
The best way to ensure your wedding will not be confused with someone else's is to personalized your wedding ceremony. Personalizing your wedding is the way to really set your day apart. So your family and friends get a glimpse of who you are.
Many ways to personalizing your wedding. Starting from the invitation, the themed wedding, the souvenirs, the menu and the vow. Make sure also to get the perfect wedding dress to fulfill dreams as a prince and princess in the wedding day.
The transport you arrive in on your wedding day is just as important as the ceremony. Both the bride and the groom reach the venue in ultimate style. So why not take a ride in a vintage car. And you can personalized your wedding car ornament.
You might be lucky if you get the personalized greeting from your guest. It will add the unique of the decorations.
Not one of us is made the same, so why should your wedding fall into that category also?
Thanks to : Arthur & Innes
Selasa, 19 Februari 2013
Senin, 18 Februari 2013
Say NO To Drugs, YES to Classic Cars

Seiring dengan kian maraknya penyalahgunaan dan pengedaran narkotik dan obat terlarang di Indonesia, terutama di kalangan muda, Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional mengadakan sebuah acara bertema " Perangi Narkoba, Raih Prestasi" di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, di bilangan Senayan pada hari Sabtu tanggal 9 Februari 2013 yang lalu.
Sebagai pembuka acara, spanduk raksasa sebelum menutupi sebagian besar gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, awalnya diturunkan oleh lima pemanjat tebing dari Wanadri, KOMI dan Kopassus. Roy Suryo, sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru, juga tidak mau ketinggalan dalam aksi yang cukup menegangkan tersebut. Beliau pun memimpin pembentangan spanduk raksasa tersebut.


Dan inilah wajah sang Menteri setelah selesai melakukan aksi tersebut. Rasa puas dan sisa-sisa peningkatan adrenalin jelas terpancar di wajahnya.


Turut hadir dan memberi selamat, Pong Harjatmo, artis senior yang kini sering tampil di layar kaca karena aksi-aksi kritisnya terhadap pembangunan Indonesia.

Penandatanganan MOU antara Kemenpora dan Badan Narkotika Nasional, menandakan bahwa adanya kesepakatan kerja sama dalam menyosialisasikan UU Anti Narkoba. Dan pada acara ini pun, dikumandangkan Deklarasi Pemuda Anti Narkoba bersama-sama oleh para pejabat dan karyawan Kemenpora, BNN, perwakilan dari berbagai LSM, komunitas olahraga dan organisasi masyarakat serta kepemudaan. Dan beberapa artis seperti Krisna Mukti, Donny Kesuma dan Maya Rumantir menandakan bahwa para artis pun ingin berperan serta serius memberantas narkoba yang sering akrab dengan kehidupan artis.


Dan seperti kita tahu, sang Menteri adalah pecinta mobil klasik, maka beliau pun turut mengundang para pecinta mobil klasik lainnya untuk berperan serta dalam acara ini. Dan halaman gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga ini menjadi ruang pamer mobil-mobil klasik. Beberapa di antaranya adalah mobil-mobil klasik bersejarah bagi bangsa Indonesia.





Beberapa dari pecinta mobil klasik dan pemerhati otomotif yang hadir adalah Deni Patriawardhana (Presiden Mercedes-Benz Classic Club Indonesia), Bambang Rus Effendy (Ketua Umum Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia) dan Tinton Suprapto.


Dan dalam kesempatan ini, kepengurusan Mercedes-Benz Classic Club Indonesia periode yang baru 2012-2014, memohon kepada Roy Suryo untuk menjadi Dewan Pembina. Tanpa berfikir panjang, permohonan ini pun segera disambut dengan baik oleh Roy Suryo. Di tengah-tengah kesibukkannya yang semakin meningkat, beliau masih bersedia untuk berperan serta dalam pelestarian mobil-mobil klasik di Indonesia. Dan si Batman Limousine saya pun menjadi saksi bisu resminya Roy Suryo menjadi Dewan Pembina Mercedes-Benz Classic Club Indonesia.


So, pemuda pemudi Indonesia, daripada menggunakan narkoba yang sudah terbukti tidak ada untungnya sama sekali, lebih baik kalian raih prestasi dan menjadi pecinta mobil klasik bersama kami. Setuju??
Rabu, 30 Januari 2013
RICE & EUROGATH 2013
RajaMobil.com, sebuah portal terkemuka di Indonesia untuk jual beli mobil baru dan bekas di tanah air, menggelar sebuah acara, yaitu RajaMobil.com Import Car Exhibition (RICE) di Epiwalk, Rasuna Epicentrum pada tanggal 24-27 Januari 2013. RajaMobil.com pun menggandeng showroom CBU, APM dan dealer seperti Auto2000, Audi, MINI, Ivan’s Motor, The Djakarta Auto, Top Cars hingga Lexus. Dalam ekshibisi ini, juga dipamerkan 32 unit mobil eksotis, seperti Aston Martin Virage, Lamborghini Aventador, Ferrari 458 Italia hingga McLaren MP4-12C.
RICE juga mengajak majalah Eurocars, sebuah majalah untuk pemerhati, pecinta dan komunitas mobil eropa, untuk menggelar acara bertajuk Eurogath 2013. Acara ini bertujuan untuk sebagai wadah silaturahmi beberapa komunitas dan klub mobil Eropa seperti Audi, BMW, Citroen, Fiat, Mercedes-Benz, Peugeot, Renault, Volkswagen dan Volvo.
Tentu saja, Mercedes-Benz Classic Club Indonesia tidak ingin ketinggalan. Berperan serta dalam acara ini, MCCI menurunkan empat perwakilannya, yaitu Mercedes-Benz 180 tahun 1961 (Ponton), Mercedes-Benz 280S tahun 1971 (kebo), Mercedes-Benz 280S tahun 1974 (barong) dan Mercedes-Benz 200 tahun 1970 (mini).
Semoga peran serta MCCI dalam ajang-ajang serupa dapat terus meningkatkan eksistensinya.
RICE juga mengajak majalah Eurocars, sebuah majalah untuk pemerhati, pecinta dan komunitas mobil eropa, untuk menggelar acara bertajuk Eurogath 2013. Acara ini bertujuan untuk sebagai wadah silaturahmi beberapa komunitas dan klub mobil Eropa seperti Audi, BMW, Citroen, Fiat, Mercedes-Benz, Peugeot, Renault, Volkswagen dan Volvo.
Tentu saja, Mercedes-Benz Classic Club Indonesia tidak ingin ketinggalan. Berperan serta dalam acara ini, MCCI menurunkan empat perwakilannya, yaitu Mercedes-Benz 180 tahun 1961 (Ponton), Mercedes-Benz 280S tahun 1971 (kebo), Mercedes-Benz 280S tahun 1974 (barong) dan Mercedes-Benz 200 tahun 1970 (mini).
Semoga peran serta MCCI dalam ajang-ajang serupa dapat terus meningkatkan eksistensinya.
MCCI Peduli
Alhamdulillah, acara Mercedes-Benz Classic Club Indonesia (MCCI) tanggal 20 Januari 2013 yang lalu, yaitu Pengukuhan Pengurus Baru 2012-2014 dan Peluncuran Situs Resmi, berlangsung dengan lancar sesuai dengan harapan kami. Acara tersebut memang merupakan perayaan kecil-kecilan untuk kami.
Oleh karena itu sudah sepatutnya kami berusaha berbaginya dengan orang lain. Apalagi, mengingat beberapa waktu yang lalu, ibukota tercinta kita mengalami bencana banjir. Sampai pada hari acara ini digelar pun, banyak masyarakat yang masih menempati posko-posko banjir.
Untuk itu, menyadari bahwa sudah cukup kami bersenang-senang, pada hari yang sama setelah acara selesai, beberapa pengurus dan tamu undangan yang masih berada di tempat sepakat untuk mengunjungi teman-teman kita yang berada di Posko Banjir di Kantor Kecamatan Pancoran.
Di sana kami lihat, kondisinya memang tidaklah nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. Namun, kami salut kepada mereka. Mereka nampak tidak ada beban menjalaninya, mereka masih dapat ngobrol,bercanda seperti biasa.
Mungkin kami tidak dapat merasakan apa yang sesungguhnya mereka rasakan. Dan bantuan yang kami berikan mungkin tidak sebanding dengan apa yang mereka alami. Namun, semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan sedikit beban mereka. Dan semoga semua ini cepat berlalu, dan Tuhan berikan nikmat sebagai penggantinya. Amin.
Oleh karena itu sudah sepatutnya kami berusaha berbaginya dengan orang lain. Apalagi, mengingat beberapa waktu yang lalu, ibukota tercinta kita mengalami bencana banjir. Sampai pada hari acara ini digelar pun, banyak masyarakat yang masih menempati posko-posko banjir.
Untuk itu, menyadari bahwa sudah cukup kami bersenang-senang, pada hari yang sama setelah acara selesai, beberapa pengurus dan tamu undangan yang masih berada di tempat sepakat untuk mengunjungi teman-teman kita yang berada di Posko Banjir di Kantor Kecamatan Pancoran.
Di sana kami lihat, kondisinya memang tidaklah nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. Namun, kami salut kepada mereka. Mereka nampak tidak ada beban menjalaninya, mereka masih dapat ngobrol,bercanda seperti biasa.
Mungkin kami tidak dapat merasakan apa yang sesungguhnya mereka rasakan. Dan bantuan yang kami berikan mungkin tidak sebanding dengan apa yang mereka alami. Namun, semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan sedikit beban mereka. Dan semoga semua ini cepat berlalu, dan Tuhan berikan nikmat sebagai penggantinya. Amin.
Rabu, 23 Januari 2013
MUNAS 2012 MCCI
Pada tanggal 15 Desember 2012, Mercedes-Benz Classic Club Indonesia atau yang disingkat menjadi MCCI mengadakan Musyawarah Nasional, bertempat di Excelssior-sebuah cafe resto di Radio Dalam.
Musyawarah Nasional MCCI ini merupakan salah satu perwujudan para pengurus dan anggota MCCI sendiri dari itikad baik dalam melestarikan sejarah Mercedes-Benz klasik pada umumnya dan mempertahankan eksistensi MCCI.
Mercedes-Benz Classic Club Indonesia adalah sebuah klub yang beranggotakan para pecinta mobil Mercedes-Benz klasik keluaran di bawah tahun 1976. Didirikan pada tanggal 27 Agustus 1999 di Jakarta, oleh bapak Edwin Wirawan dan Iwan Stefanus Setiono di sebagai pendirinya. Salah satu hal yang bisa dibanggakan dari MCCI adalah dengan diakuinya MCCI sebagai klub Mercedes-Benz pertama di Indonesia yang tercatat di Mercedes-Benz Club, Stuggart, Jerman. Hal tersebut bisa terjadi salah satunya karena MCCI memiliki program yang rutin dan terorganisir, serta adanya AD/ART yang jelas.
Dan hasil MUNAS MCCI tanggal 15 Desember 2012 tersebut di atas salah satunya adalah dengan dipilihnya Deni Patriawardhana sebagai presiden MCCI, menggantikan Dharma Adsasmuda. Dan terpilih pulalah pengurus-pengurus baru periode 2012-2014 yang membantu tugas pak Presiden.
Dengan terpilihnya pengurus-pengurus yang baru ini semoga MCCI semakin jaya. Dan khususnya untuk saya, yang dipilih oleh rekan-rekan sebagai Wakil Presiden MCCI, semoga amanah ini menjadi berkah bagi MCCI. Nanti pasti saya akan ceritakan semua kegiatan-kegiatan MCCI.
Atau, supaya tidak hanya membaca cerita saya saja, namun ikut merasakan sendiri kegiatan MCCI, bagaimana jika Anda menjadi anggota MCCI?
Mari yuk bergabung bersama Mercedes-Benz Classic Club Indonesia!
Musyawarah Nasional MCCI ini merupakan salah satu perwujudan para pengurus dan anggota MCCI sendiri dari itikad baik dalam melestarikan sejarah Mercedes-Benz klasik pada umumnya dan mempertahankan eksistensi MCCI.
Mercedes-Benz Classic Club Indonesia adalah sebuah klub yang beranggotakan para pecinta mobil Mercedes-Benz klasik keluaran di bawah tahun 1976. Didirikan pada tanggal 27 Agustus 1999 di Jakarta, oleh bapak Edwin Wirawan dan Iwan Stefanus Setiono di sebagai pendirinya. Salah satu hal yang bisa dibanggakan dari MCCI adalah dengan diakuinya MCCI sebagai klub Mercedes-Benz pertama di Indonesia yang tercatat di Mercedes-Benz Club, Stuggart, Jerman. Hal tersebut bisa terjadi salah satunya karena MCCI memiliki program yang rutin dan terorganisir, serta adanya AD/ART yang jelas.
Dan hasil MUNAS MCCI tanggal 15 Desember 2012 tersebut di atas salah satunya adalah dengan dipilihnya Deni Patriawardhana sebagai presiden MCCI, menggantikan Dharma Adsasmuda. Dan terpilih pulalah pengurus-pengurus baru periode 2012-2014 yang membantu tugas pak Presiden.
Dengan terpilihnya pengurus-pengurus yang baru ini semoga MCCI semakin jaya. Dan khususnya untuk saya, yang dipilih oleh rekan-rekan sebagai Wakil Presiden MCCI, semoga amanah ini menjadi berkah bagi MCCI. Nanti pasti saya akan ceritakan semua kegiatan-kegiatan MCCI.
Atau, supaya tidak hanya membaca cerita saya saja, namun ikut merasakan sendiri kegiatan MCCI, bagaimana jika Anda menjadi anggota MCCI?
Mari yuk bergabung bersama Mercedes-Benz Classic Club Indonesia!
The 2012 Closing Project
Selamat tahun baru!
Well, walau Januari pun sudah hampir berakhir, belum terlambat untuk mengucapkannya dong..
Dan sebelum menjadi terlambat, sudah saatnya nih membayar utang beberapa postingan yang tertunda kemarin.
Postingan cerita-cerita yang mau saya share tersebut justru menjadi kesibukan yang menyebabkan kealpaan menulis di blog ini.
Salah satunya adalah dengan menjadi bagian dari pembuatan video klip sebuah band baru. Inilah, yang dalam bahasa masa kini, menjadi "tutupan megah" akhir tahun 2012.
Adalah " BASS PROJECT ", band yang mengikutsertakan Sewa-Classicku dalam pembuatan debut video klip mereka. Band yang berasal dari Bandung ini muncul dengan gebrakan baru yang menjadi keunikannya. Hadir dengan empat personil pemain bass senior yaitu Hazee, Danny, Ipung dan Budi. Dan ikut bergabung bersama mereka yaitu Sarah sebagai vokalis dan Handy Boen sebagai drummer.
Bass Project dengan genre pop jazz ingin membuktikan bahwa dengan dominasi bass, mereka tetap bisa menciptakan harmonisasi musik yang jika didengar sama dengan pada umumnya.
Pembuatan video klip untuk scene yang menggunakan koleksi kami berlangsung dari pukul 10 malam sampai kurang lebih menjelang subuh. Berpindah-pindah lokasi dari daerah Kemang, SCBD, kemudian daerah S.Parman-Slipi, dan berakhir di daerah Antasari untuk mendapatkan spot-spot yang menarik. Kali ini, Mercedes-Benz 350 SL lah yang menjadi pilihan Julian Kubik, sang sutradara video klip ini, dari Bejo Production. Julian Kubik sendiri sudah cukup lama berkecimpung di bidang ini. Dan pengalaman, kecakapan dan kesabaran menghasilkan banyak penghargaan dan nominasi sebagai "best director" untuknya.
Saat pembuatan video klip ini, sempat terdengar oleh saya lagu "Hanya Dia" dari Bass Project ini. Meski terdengar asing, namun unik dan bisa dinikmati oleh telinga.
Semoga kehadirannya bisa diterima oleh masyarakat sebagai warna dan karakter baru dalam industri tanah air. Dan untuk Bejo Production, semoga ke depan kita bisa terus kerjasama di project-project lain yang tak kalah menariknya ya..!
Silahkan nikmati hasil karya Bejo Production untuk Bass Project berikut!
Well, walau Januari pun sudah hampir berakhir, belum terlambat untuk mengucapkannya dong..
Dan sebelum menjadi terlambat, sudah saatnya nih membayar utang beberapa postingan yang tertunda kemarin.
Postingan cerita-cerita yang mau saya share tersebut justru menjadi kesibukan yang menyebabkan kealpaan menulis di blog ini.
Salah satunya adalah dengan menjadi bagian dari pembuatan video klip sebuah band baru. Inilah, yang dalam bahasa masa kini, menjadi "tutupan megah" akhir tahun 2012.
Adalah " BASS PROJECT ", band yang mengikutsertakan Sewa-Classicku dalam pembuatan debut video klip mereka. Band yang berasal dari Bandung ini muncul dengan gebrakan baru yang menjadi keunikannya. Hadir dengan empat personil pemain bass senior yaitu Hazee, Danny, Ipung dan Budi. Dan ikut bergabung bersama mereka yaitu Sarah sebagai vokalis dan Handy Boen sebagai drummer.
Bass Project dengan genre pop jazz ingin membuktikan bahwa dengan dominasi bass, mereka tetap bisa menciptakan harmonisasi musik yang jika didengar sama dengan pada umumnya.
Pembuatan video klip untuk scene yang menggunakan koleksi kami berlangsung dari pukul 10 malam sampai kurang lebih menjelang subuh. Berpindah-pindah lokasi dari daerah Kemang, SCBD, kemudian daerah S.Parman-Slipi, dan berakhir di daerah Antasari untuk mendapatkan spot-spot yang menarik. Kali ini, Mercedes-Benz 350 SL lah yang menjadi pilihan Julian Kubik, sang sutradara video klip ini, dari Bejo Production. Julian Kubik sendiri sudah cukup lama berkecimpung di bidang ini. Dan pengalaman, kecakapan dan kesabaran menghasilkan banyak penghargaan dan nominasi sebagai "best director" untuknya.
Saat pembuatan video klip ini, sempat terdengar oleh saya lagu "Hanya Dia" dari Bass Project ini. Meski terdengar asing, namun unik dan bisa dinikmati oleh telinga.
Semoga kehadirannya bisa diterima oleh masyarakat sebagai warna dan karakter baru dalam industri tanah air. Dan untuk Bejo Production, semoga ke depan kita bisa terus kerjasama di project-project lain yang tak kalah menariknya ya..!
Silahkan nikmati hasil karya Bejo Production untuk Bass Project berikut!
Senin, 03 Desember 2012
Save The Date 10.11.12
Weddings are very special. Something that should always be remembered.
This is the reason why some couples opt to have a wedding that is very unique.
That's why Sewa-Classicku is hired to complete the wedding.
Henry and Elizabeth, they're one of our favorite couples. They become our fave because they really know what it means to have a vintage wedding.
And they have us not just to have a unique wedding car that in fact people still assume it as a transportation unit. But this couple have us to be a part of their vintage wedding concept.
Holy matrimony was held at Gereja Koinonia.

At first, this church named as Gereja Bethel. This is the first church in East Batavia, established in 1911-1916. All details about the church are described by click this link-> Gereja Koinonia
After that, the bridegroom were planned to have a photosession at Kota Tua. Unfortunately, the plan was cancelled because of one and other reasons. But for us, this is a great idea anyway.
So after the holy matrimony, we went to Batavia Hotel to have a wedding reception at there. Batavia Hotel formerly known as Omni Batavia Hotel. Actually, it isn't an old building. It is built in 1993. But the romantic dutch colonial interior of this distinctive hotel evokes a bygone era.
Every details of this wedding are prepared.
Yes, preparing for a vintage wedding can be lots of fun. Why not have a vintage wedding and capture the beauty of the past?
This is the reason why some couples opt to have a wedding that is very unique.
That's why Sewa-Classicku is hired to complete the wedding.
Henry and Elizabeth, they're one of our favorite couples. They become our fave because they really know what it means to have a vintage wedding.
And they have us not just to have a unique wedding car that in fact people still assume it as a transportation unit. But this couple have us to be a part of their vintage wedding concept.
Holy matrimony was held at Gereja Koinonia.

At first, this church named as Gereja Bethel. This is the first church in East Batavia, established in 1911-1916. All details about the church are described by click this link-> Gereja Koinonia
After that, the bridegroom were planned to have a photosession at Kota Tua. Unfortunately, the plan was cancelled because of one and other reasons. But for us, this is a great idea anyway.
So after the holy matrimony, we went to Batavia Hotel to have a wedding reception at there. Batavia Hotel formerly known as Omni Batavia Hotel. Actually, it isn't an old building. It is built in 1993. But the romantic dutch colonial interior of this distinctive hotel evokes a bygone era.
Every details of this wedding are prepared.
Yes, preparing for a vintage wedding can be lots of fun. Why not have a vintage wedding and capture the beauty of the past?
Langganan:
Postingan (Atom)


















